Tes Kraepelin: Tes Psikotes yang Menilai Kemampuan Kerja

Tes Kraepelin Menilai Kemampuan Kerja Sintesa Resourcing

Tes Kraepelin: Tes Psikotes yang Menilai Kemampuan Kerja

Tes Krepplin adalah salah satu tes psikotes yang sering digunakan dalam proses seleksi kerja, pendidikan, dan rekrutmen.

Bertujuan untuk mengukur tingkat konsentrasi, daya tahan, dan ketelitian seseorang dalam mengerjakan tugas yang monoton.

Emil Kraepelin menyusun klasifikasi gangguan mental pada tahun 1880, yang didasarkan pada teori Gestalt.

Baca juga: 10 Tips Meningkatkan Employee Engagement

Pengertian Tes Kraepelin

Tes Krepplin adalah tes psikotes yang mengukur tingkat konsentrasi, daya tahan, dan ketelitian seseorang dalam mengerjakan tugas yang monoton.

Tes ini terdiri dari 45 lajur angka dengan nominal antara 0 sampai 9. Ada 60 angka yang disusun vertikal secara acak pada masing-masing lajur tersebut.

Tips Menjawab Tes Kraepelin

Berikut adalah beberapa tips untuk menjawab tes kraepelin:

  • Pahamilah materi tes Kraepelin dengan baik.
  • Latihlah diri mengerjakan soal-soal tes Krepplin.
  • Bersantailah dan jangan terburu-buru saat mengerjakan tes.
  • Memperhatikan instruksi
  • Bacalah soal dengan cermat sebelum menjawab.
  • Gunakan metode penjumlahan yang mudah untuk Anda.
  • Jangan ragu untuk mencoret-coret soal untuk membantu Anda berpikir.

Baca juga: Penyebab dan Dampak Turnover Karyawan Tinggi

Kesimpulan

Tes Kraepelin adalah tes psikotes yang penting untuk dipahami oleh setiap orang. Tes ini dapat membantu Anda untuk mengukur tingkat konsentrasi, daya tahan, dan ketelitian Anda.

Dengan memahami materi tes Krepplin dan berlatih mengerjakan soal-soal tes, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk lulus tes Krepplin.

Tes Kraepelin mengukur empat aspek, yaitu:

  • Kecepatan kerja (Panker)
  • Ketelitian kerja (Tianker)
  • Kestabilan kerja (Janker)
  • Ketahanan kerja (Hanker)

Peserta dengan hasil tes Krepplin yang baik biasanya memiliki kemampuan konsentrasi, daya tahan, dan ketelitian yang tinggi.

Kemampuan-kemampuan ini sangat penting untuk keberhasilan dalam pekerjaan dan pendidikan.

Maka dari itu, Tes Kraepelin sering disebut tes psikotes yang Menilai Kemampuan Kerja

Baca juga: Tips Meningkatkan Kemampuan Karyawan

Untuk mencari kandidat karyawan yang lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda, Sintesa Resourcing menyediakan solusi Recruitment yang telah terbukti membantu lebih dari 400 perusahaan multinasional dan nasional berbagai industri.

Pelajari tentang solusi recruitment dari Sintesa Resourcing disini.