6 Jenis Tes Asesmen yang sering dipakai Konsultan HR

6 Jenis Tes Asesmen yang sering dipakai Konsultan HR - Sintesa Resourcing

6 Jenis Tes Asesmen yang sering dipakai Konsultan HR

6 jenis tes asesmen yang sering dipakai konsultan HR berikut ini merupakan tes asesmen yang menjadi salah satu alat yang umum dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan. Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam hal-hal tertentu, seperti intelektual, minat dan lain sebagainya.

Ada berbagai jenis tes Asesmen, dan masing-masing jenis tes memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, penting untuk memilih jenis tes yang tepat.

Berikut adalah 6 jenis tes Asesmen yang sering dipakai konsultan HR yang umum dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan, beserta posisi yang cocok untuk masing-masing jenis tes:

1. Tes Intelektual

Tes intelektual berguna untuk mengukur kemampuan berpikir seseorang, seperti penalaran, pemahaman, dan pemecahan masalah.

Tes ini cocok untuk posisi yang membutuhkan kemampuan berpikir yang tinggi, seperti manajer, insinyur, dan analis.

Beberapa contoh tes intelektual yang umum digunakan adalah:

  • Tes IQ (Intelligence Quotient)

Tes IQ pertama kali dikembangkan oleh Alfred Binet dan Theodore Simon pada tahun 1905.

Tes ini awalnya digunakan untuk mengukur kemampuan intelektual anak-anak, tetapi kemudian juga digunakan untuk mengukur kemampuan intelektual orang dewasa.

Tes IQ terdiri dari berbagai macam soal, seperti soal logika, soal matematika, dan soal verbal. Soal-soal tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir seseorang dalam hal-hal tertentu.

  • Tes Raven’s Progressive Matrices

Tes Raven’s Progressive Matrices pertama kali dikembangkan oleh John C. Raven pada tahun 1938. Tes Raven’s Progressive Matrices terdiri dari 60 soal, yang dibagi menjadi lima seri.

Seri pertama terdiri dari 12 soal, seri kedua terdiri dari 12 soal, dan seterusnya.

Soal-soal dalam tes Raven’s Progressive Matrices terdiri dari gambar-gambar abstrak.

Gambar-gambar tersebut terdiri dari pola-pola yang berbeda. Peserta tes diminta untuk memilih satu gambar dari lima gambar yang tersedia yang melengkapi pola tersebut.

  • Tes Wonderlic Personnel Test

Tes Wonderlic Personnel Test (WPT) adalah tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir seseorang dalam hal penalaran, pemahaman, dan pemecahan masalah.

Tes ini terdiri dari 50 soal pilihan ganda yang harus diselesaikan dalam waktu 12 menit.

Tes WPT pertama kali dikembangkan oleh Eldon F. Wonderlic pada tahun 1936. Tes Asesmen ini awalnya digunakan untuk mengukur kemampuan intelektual pekerja pabrik,

tetapi kemudian juga digunakan untuk mengukur kemampuan intelektual karyawan di berbagai bidang pekerjaan.

2. Tes Verbal

Tes verbal digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam hal bahasa, seperti pemahaman, penggunaan, dan penalaran.

Tes Asesmen ini cocok untuk posisi yang membutuhkan kemampuan verbal yang tinggi, seperti jurnalis, penulis, dan guru.

Beberapa contoh tes kemampuan verbal yang umum digunakan adalah:

  • Tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language)

Tes TOEFL atau Test of English as a Foreign Language adalah tes standar yang mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang sebagai penutur asing.

Tes Asesmen ini digunakan oleh lembaga pendidikan dan perusahaan di seluruh dunia untuk menilai kemampuan bahasa Inggris seseorang untuk melanjutkan pendidikan atau memulai karier.

Tes TOEFL terdiri dari empat bagian, yaitu listening, reading, speaking, dan writing. Tes ini biasanya terdiri dari sekitar 100 soal.

  • Tes IELTS (International English Language Testing System)

Tes IELTS atau International English Language Testing System adalah tes standar yang mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang sebagai penutur asing.

Tes Asesmen ini digunakan oleh lembaga pendidikan dan perusahaan di seluruh dunia untuk menilai kemampuan bahasa Inggris seseorang untuk melanjutkan pendidikan atau memulai karier.

Tes IELTS dapat dikerjakan secara online atau di pusat tes resmi. Tes ini berlangsung selama sekitar 2 jam 45 menit dan terdiri dari sekitar 200 soal.

Tes IELTS General Training dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang untuk keperluan umum, seperti bekerja, bermigrasi, atau beremigrasi.

  • Tes GMAT (Graduate Record Examinations)

Tes GMAT atau Graduate Record Examinations adalah tes standar yang mengukur kemampuan seseorang untuk melanjutkan pendidikan di sekolah pascasarjana, terutama di bidang bisnis.

Tes ini digunakan oleh sekolah bisnis di seluruh dunia untuk menilai kemampuan seseorang dalam hal penalaran, pemahaman, dan pemecahan masalah.

Tes GMAT terbagi menjadi dua jenis, yaitu GMAT General (umum) dan GMAT Business (khusus bisnis).

Perbedaannya, tes GMAT General dirancang untuk mengukur kemampuan seseorang secara umum, sedangkan tes GMAT Business dirancang untuk mengukur kemampuan seseorang dalam bidang bisnis.

3. Tes Numerik

Tes numerik digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam hal matematika, seperti perhitungan, pemahaman, dan penalaran.

Tes ini cocok untuk posisi yang membutuhkan kemampuan numerik yang tinggi, seperti akuntan, analis keuangan, dan insinyur.

Beberapa contoh tes kemampuan numerik yang umum digunakan adalah Tes SAT (Scholastic Assessment Test) dan Tes ACT (American College Testing). 

Berikut perbedaan dari kedua tes tersebut:

  • Pertama, Tes SAT dan Tes ACT adalah dua tes yang berbeda, tetapi keduanya digunakan untuk menilai kemampuan seseorang untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi atau universitas di Amerika Serikat dan negara-negara lain yang menerima hasil SAT atau ACT.
  • Kedua, Tes SAT mengukur kemampuan seseorang dalam hal penalaran, pemahaman, dan pemecahan masalah, sedangkan tes ACT mengukur kemampuan seseorang dalam hal penalaran, pemahaman, dan pengetahuan.
  • Ketiga, Tes SAT dirancang untuk mengukur kemampuan seseorang untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi atau universitas yang lebih kompetitif,
    sedangkan tes ACT dirancang untuk mengukur kemampuan seseorang untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi atau universitas yang lebih beragam.

4. Tes Kemampuan Teknis

Tes ini digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam hal keterampilan teknis tertentu, seperti penggunaan komputer, perangkat lunak, atau mesin.

Tes ini cocok untuk posisi yang membutuhkan keterampilan teknis tertentu, seperti programmer, teknisi, dan operator mesin.

Beberapa contoh tes kemampuan teknis yang umum digunakan adalah:

  • Tes Microsoft Office

Tes mengenai kemampuan dalam menggunakan paket perangkat lunak produktivitas yang mencakup berbagai aplikasi, seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint, dan Microsoft Outlook.

Aplikasi-aplikasi ini digunakan untuk berbagai keperluan, seperti membuat dokumen, mengelola data, membuat presentasi, dan mengirim email.

  • Tes Adobe Photoshop

Tes mengenai kemampuan untuk mengolah gambar yang digunakan untuk berbagai keperluan, seperti mengedit foto, membuat desain grafis, dan membuat animasi.

  • Tes AutoCAD

Tes mengenai desain grafis yang digunakan untuk membuat gambar teknik, seperti gambar bangunan, gambar mesin, dan gambar arsitektur.

5. Tes Kepribadian

Tes kepribadian digunakan untuk mengukur karakteristik dan perilaku seseorang.

Tes ini cocok untuk posisi yang membutuhkan kepribadian tertentu, seperti posisi kepemimpinan, penjualan, atau layanan pelanggan.

Beberapa contoh tes kemampuan kepribadian yang umum digunakan adalah:

  • Tes MBTI (Myers-Briggs Type Indicator)

Tes MBTI adalah tes kepribadian yang dapat memberikan wawasan berharga tentang diri Anda. Tes MBTI terdiri dari 4 dimensi  dan menghasilkan 16 tipe kepribadian.

Tes ini bermanfaat Dengan memahami kepribadian Anda, Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda.

  • Tes DISC (Dominance, Influence, Steadiness, Compliance)

Tes ini didasarkan pada teori bahwa kepribadian seseorang dapat dikelompokkan menjadi empat gaya, yaitu: Dominance, Influence, Steadiness, dan Compliance).

Berdasarkan kombinasi empat gaya tersebut, ada 16 tipe kepribadian DISC yang biasanya terdiri dari sekitar 20 pertanyaan, yang harus dijawab dalam waktu sekitar 15 menit.

  • Tes Big Five

Tes Big Five, juga dikenal sebagai the Five-Factor Model (FFM), adalah tes kepribadian yang mengukur kepribadian seseorang berdasarkan lima dimensi utama yang terdiri dari Ekstraversi, Neurotisisme, Kesempatan, Ketakutan, dan Otonomi.

Tes Big Five adalah salah satu tes kepribadian yang paling populer dan telah diteliti secara luas. Tes ini telah terbukti akurat dan dapat diandalkan.

6. Tes Minat

Tes minat digunakan untuk mengukur minat seseorang terhadap suatu bidang.

Tes Asesmen ini cocok untuk posisi yang membutuhkan minat tertentu, seperti posisi yang berhubungan dengan seni, olahraga, atau teknologi.

Beberapa contoh tes minat yang umum digunakan adalah:

  • Tes Holland

Tes Holland adalah tes kepribadian yang mengukur minat seseorang terhadap berbagai bidang pekerjaan.

Tes Asesmen ini didasarkan pada teori bahwa kepribadian seseorang tercermin dalam minatnya terhadap berbagai bidang pekerjaan.

Tes holland memiliki kombinasi enam bidang dan enam tipe kepribadian.

  • Tes Kuder

Tes Asesmen ini didasarkan pada teori bahwa minat seseorang terhadap berbagai bidang pekerjaan tercermin dalam aktivitas yang disukainya.

Tes Kuder mengukur minat seseorang berdasarkan 10 bidang dan memiliki 100 tipe kepribadian Kuder, yang dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori.

  • Tes Strong

Tes SII adalah salah satu tes kepribadian yang paling populer dan telah digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia.

Tes Asesmen ini memiliki kombinasi enam bidang dan memiliki 120 tipe kepribadian SII, yang dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori.

Tips memilih jenis Tes Asesmen untuk tim HR perusahaan

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih jenis tes Asesmen yang tepat:

  • Pertama, pertimbangkan persyaratan posisi. Pastikan tes yang dipilih mengukur Asesmen yang dibutuhkan untuk posisi tersebut.
  • Kedua, pertimbangkan anggaran. Tes Asesmen dapat mahal, jadi pastikan untuk memilih tes yang sesuai dengan anggaran perusahaan.
  • Ketiga, pertimbangkan waktu. Tes Asesmen dapat memakan waktu, jadi pastikan untuk memilih tes yang dapat diselesaikan dalam waktu yang wajar.

Dengan memilih jenis tes Asesmen yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan peluang untuk menemukan kandidat yang terbaik untuk posisi tersebut.

 

Butuh tes Asesmen yang tepat di perusahaan Anda? Sintesa Resourcing siap menjadi partner Anda.

Untuk proses recruitment dan asesmen karyawan yang #LebihTepat untuk perusahaan Anda, Konsultasi Gratis dengan hubungi kami via WhatsApp official disini.