Recruitment : Definisi, Tujuan, Metode, dan Proses

Recruitment Sintesa Resourcing

Recruitment : Definisi, Tujuan, Metode, dan Proses

Untuk memajukan perusahaan Anda ke arah yang lebih baik, sebaiknya dilakukan proses seleksi karyawan yang berkompeten sesuai dengan kebutuhan perusahaan yaitu recruitment.

Hal ini didasari karena karyawan merupakan aset jangka panjang untuk sebuah perusahaan.

Saat melakukan proses recruitment perusahaan mungkin memiliki kriteria sendiri yang harus dipenuhi.

Untuk mengenal lebih mendalam mengenai recruitment, berikut ini pengertian, proses, hingga alur recruitment pegawai.

Definisi Recruitment

Recruitment adalah proses mencari dan memilih kandidat yang tepat untuk mengisi posisi tertentu dalam suatu organisasi atau perusahaan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa organisasi memiliki tenaga kerja yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan,sehingga dapat berkontribusi dalam mencapai tujuan bisnis yang telah ditetapkan.

Proses recruitment meliputi pencarian kandidat, seleksi, dan penempatan karyawan yang sesuai dengan kualifikasi, kompetensi, dan kriteria yang telah ditetapkan.

Lalu ada beberapa pengertian recruitment lainnya menurut para ahli.

Pengertian Recruitment menurut para ahli

Menurut Randall S. Schuler dan Susan E. Jackson (1998:227)

Randall S Schuler dan Susan E. Jackson (1997;227) dalam Nanang Nuryanta (2008)

Recruitment antara lain meliputi upaya pencarian sejumlah calon karyawan yang memenuhi syarat dalam jumlah tertentu sehingga dari mereka perusahaan dapat menyeleksi orang-orang yang paling tepat untuk mengisi lowongan pekerjaan yang ada.

Mardianto (2014)

Recruitment adalah proses untuk mendapatkan calon tenaga kerja yang memiliki kemampuan sesuai dengan kualifikasi dan kebutuhan suatu organisasi atau perusahaan.

Nurmansyah (2011)

Recruitment adalah proses mendapatkan tenaga kerja baru untuk mengisi lowongan jabatan yang ada di suatu perusahaan.

Setelah mengetahui pengertian recruitment menurut para ahli, berikut adalah tujuan dari recruitment :

Tujuan Recruitment

1. Memenuhi Kebutuhan Sumber Daya Manusia

Tujuan dari recruitment ialah mencari seseorang untuk mengisi suatu posisi.

Kebutuhan perusahaan dapat dipetakan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Umumnya, posisi yang perlu diisi sudah direncanakan sejak awal oleh perusahaan.

2. Memilih Kandidat Ideal

Tujuan recruitment adalah pastinya mencari kandidat yang ideal. 

Sementara untuk kandidat yang tidak memenuhi syarat dapat langsung didiskualifikasi agar proses seleksi bisa efektif. 

Itulah sebabnya hanya mereka yang benar-benar berkompeten saja yang bisa lolos ke tahap seleksi akhir atau wawancara kerja.

3. Menjaring Data Pencari Kerja

Ketika HR atau tim publikasi menyebarkan lowongan kerja melalui portal online, tentu banyak pelamar yang akan mengirimkan CV atau resume. 

Meskipun nantinya akan disaring dalam berbagai tahapan, data yang dimiliki oleh HR dapat menjadi informasi berharga apabila perusahaan ingin mencari kandidat untuk posisi serupa.

4. Pemberdayaan SDM

Dengan adanya recruitment, maka akan ada lebih banyak sumber daya manusia yang dapat diberdayakan. 

Tidak hanya untuk keuntungan perusahaan, tetapi juga pelamar yang mencari pekerjaan.

Dalam proses memberdayakan sumber daya manusia, perusahaan juga akan mengamalkannya sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan.

Metode Recruitment Karyawan

Calon tenaga kerja yang akan direkrut dapat diambil dari internal perusahaan maupun eksternal perusahaan.

Perekrutan tenaga kerja dari dalam biasanya dilakukan oleh organisasi atau perusahaan yang telah lama berjalan dan memiliki sistem karier yang baik.

Perekrutan tenaga kerja dari dalam memiliki keuntungan, di antaranya adalah tidak mahal, promosi dari dalam dapat memelihara loyalitas 

dan dedikasi pegawai, dan tidak diperlukan masa adaptasi yang terlalu lama, karena sudah terbiasa dengan suasana yang ada.

Namun demikian perekrutan dari dalam juga berarti terjadinya pembatasan terhadap bakat yang sebenarnya tersedia bagi organisasi dan mengurangi peluang masuknya pemikiran baru.

Berikut penjelasan lengkapnya:

Metode Recruitment Karyawan Terbuka

1. Iklan Lowongan Kerja

Perusahaan dapat memasang iklan lowongan kerja di berbagai media, 

seperti surat kabar, situs web perusahaan, portal lowongan kerja, atau media sosial

untuk mencari kandidat yang potensial.

2. Referral atau Pengajuan Diri

Perusahaan dapat meminta karyawan yang sudah ada untuk merekomendasikan orang yang tepat untuk posisi yang sedang dibutuhkan. 

Selain itu, orang dapat mengajukan diri sendiri ke perusahaan melalui situs web perusahaan atau formulir aplikasi online.

3. Pameran Kerja (Jobfair)

Perusahaan dapat mengikuti pameran kerja untuk menemukan calon karyawan yang potensial, 

serta mempromosikan diri mereka sebagai tempat kerja yang menarik bagi calon karyawan.

4. Recruitment Kampus

Perusahaan dapat mengunjungi kampus untuk mencari dan merekrut siswa atau mahasiswa yang baru lulus atau akan segera lulus.

5. Headhunting atau Mencari Bakat

Perusahaan dapat mempekerjakan agen headhunting atau mencari bakat untuk menemukan kandidat yang tepat dan mempekerjakan mereka ke dalam perusahaan.

6. Program Magang

Perusahaan dapat mengadakan program magang yang membuka peluang bagi mahasiswa atau lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja di perusahaan dan mempertimbangkan mereka untuk dipekerjakan setelah selesai magang.

7. Pusat Penempatan Kerja

Perusahaan dapat bekerja sama dengan pusat penempatan kerja atau lembaga penyalur tenaga kerja untuk mencari kandidat yang sesuai untuk posisi yang tersedia.

Perusahaan dapat memilih satu atau lebih dari metode di atas untuk menemukan kandidat yang sesuai dengan posisi yang sedang dibutuhkan.

Metode Recruitment Karyawan Tertutup

Dalam upaya memperoleh tenaga kerja berkualitas, 

metode recruitment tertutup memfokuskan pada potensi dan keterampilan karyawan internal perusahaan.

Dalam hal ini, perusahaan dapat memanfaatkan beberapa cara untuk mengoptimalkan talenta internal yang ada:

1. Promosi

Melalui promosi, perusahaan dapat memberikan kesempatan kepada karyawan yang telah menunjukkan prestasi dan potensi yang baik untuk memperoleh posisi yang lebih tinggi. 

Dengan mempromosikan karyawan internal, perusahaan tidak hanya memberikan penghargaan atas kerja keras dan dedikasi mereka, 

tetapi juga memotivasi karyawan lain untuk mengembangkan diri.

2. Transfer atau rotasi karyawan

Dengan mentransfer atau memutar karyawan antar divisi atau unit kerja, perusahaan dapat mengoptimalkan keterampilan yang dimiliki oleh karyawan internal.

Hal ini tidak hanya memberikan pengalaman baru kepada karyawan, tetapi juga memperluas pemahaman mereka tentang berbagai aspek bisnis perusahaan.

3. Pengkaryaan kembali

Pengkaryaan kembali, atau rehiring, adalah proses mengontrak kembali karyawanyang telah berhenti bekerja di perusahaan sebelumnya.

Dalam situasi tertentu, perusahaan dapat memanfaatkan potensi karyawan yang telah memiliki pemahaman yang mendalam tentang budaya dan operasi perusahaan.

Kelompok pekerja sementara atau karyawan kontrak untuk memenuhi kebutuhan sementara atau proyek khusus, perusahaan dapat mempekerjakan karyawan kontrak atau kelompok pekerja sementara.

Dengan cara ini, perusahaan dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada tanpa harus melakukan recruitment eksternal.

Dengan menggunakan metode recruitment tertutup ini, 

perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam mencari dan mengembangkan tenaga kerja.

Dengan memanfaatkan talenta internal, perusahaan tidak hanya menghemat waktu dan biaya recruitment eksternal, 

tetapi juga membangun budaya organisasi yang kuat dan memberikan peluang pengembangan karir yang lebih baik bagi karyawan.

Proses Recruitment Karyawan

Setelah mengetahui pengertian dan metode recruitment, lalu bagaimana proses recruitment karyawan yang efektif?

Berikut ini alur recruitment karyawan yang efektif dan dapat dilakukan perusahaan.

1. Identifikasi Kebutuhan Posisi atau Jabatan

Mengidentifikasi posisi baru atau pergantian karyawan di perusahaan merupakan langkah awal yang harus dilakukan.

Keputusan dalam merekrut karyawan baru sebaiknya seimbang dengan kebutuhan perusahaan dan karyawan yang sudah ada. 

Hasil dari perekrutan karyawan ini juga harus sesuai dengan rencana bisnis perusahaan.

Akan lebih baik tim HRD memberikan informasi terlebih dahulu kepada karyawan lama ketika ingin melakukan perekrutan.

2. Publikasikan Lowongan Kerja

Proses selanjutnya adalah menginformasikan lowongan kepada karyawan lama, 

karena besar kemungkinan terdapat kandidat internal perusahaan yang mungkin

memenuhi kriteria tersebut. Keberhasilan publikasi lowongan kerja pun bervariasi,

tergantung pada posisi yang perusahaan tawarkan dan media penyampaiannya offline maupun online.

3. Review Lamaran yang Sudah Masuk

Tinjau kembali lamaran yang sudah masuk lalu lakukan seleksi berdasarkan spesifikasi dan kebutuhan perusahaan.

Pelamar kerja dinilai berdasarkan syarat yang dipenuhi untuk selanjutnya dihubungi kembali oleh tim HRD.

4. Wawancara Kandidat Berkompeten

Setelah mendapatkan kandidat berkompeten dari me-review lamaran yang masuk,

proses recruitment selanjutnya adalah menjadwalkan wawancara kerja dengan mereka.

5. Pilih Kandidat Karyawan yang Paling Berkualitas

Alur recruitment selanjutnya adalah memilih kandidat yang paling berkualitas dari hasil wawancara sebelumnya. 

Jangan lupa untuk memberitahu kandidat mana yang lolos dan tidak lolos.

6. Negosiasi Gaji dan Tanggal Mulai Bekerja

Apabila sudah mencapai keputusan positif terhadap seorang kandidat yang lolos, 

alur selanjutnya adalah negosiasi gaji kepada calon karyawan yang lolos tersebut.

Sampaikan pula keuntungan yang bisa mereka dapatkan bila bergabung dengan perusahaan. 

Proses ini sekaligus menentukan tanggal mereka mulai bekerja.

7. Menyambut Karyawan Baru

Jagalah hubungan baik dengan karyawan baru dari mereka mulai menerima penawaran kerja dan sambut mereka dengan vibes yang positif. 

Tetapkanlah seorang mentor yang akan menjadi guide tugas posisi yang dibutuhkan dan pastikan pula ia merasa diterima oleh karyawan lainnya.

Untuk mencari kandidat karyawan yang lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda, Sintesa Resourcing menyediakan solusi layanan recruitment yang telah terbukti membantu lebih dari 400 perusahaan multinasional dan nasional dengan berbagai industri. Pelajari tentang solusi recruitment dari Sintesa Resourcing disini.