Assessment : Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Jenisnya.

Tes Psikotes Online

Assessment : Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Jenisnya.

Anda sering mendengar istilah tes assessment saat mengikuti proses perekrutan karyawan di suatu perusahaan? Sempat terpikir alasan kenapa perlu ada tes assessment diawal perekrutan karyawan?

Berikut penjelasan detail mengenai assessment yang perlu Anda ketahui.

Apa itu Assessment?

Assessment adalah suatu proses mempertimbangkan setiap informasi terkait individu maupun situasi terkini yang berguna untuk penilaian.

Ketika penerimaan karyawan baru, assessment adalah langkah untuk menilai kandidat yang mendaftar ke perusahaan. 

Sedangkan untuk promosi jabatan assessment digunakan untuk melihat apakah karyawan lama dinilai pantas untuk mendapatkan promosi jabatan.

Melalui proses assessment, Anda bisa mengukur kemampuan, wawasan, bakat, bahkan kebugaran dari seorang individu ataupun klasifikasi lainnya.

Biasanya, assessment dilakukan dalam bentuk tes lisan maupun tulisan, bisa juga berupa aktivitas fisik di tempat yang sudah ditentukan.

Perusahaan melakukan assessment untuk memastikan kandidat yang lolos memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Penggunaan istilah assessment dalam penilaian kinerja karyawan juga mengacu pada evaluasi performa karyawan dalam periode waktu tertentu.

Dalam hal ini, tentu bukan hanya kompetensi karyawan saja yang dibahas namun juga pencapaiannya dan tantangan yang ditemukan sebagai bahan evaluasi perusahaan.

Para ahli memiliki pandangan yang berbeda dalam pengertian assessment ini. Adapun menurut beberapa ahli assessment adalah:

Pengertian Assessment

1. Menurut Robert M. Smith

Assessment diartikan sebagai proses penilaian yang komprehensif guna mengidentifikasi kekuatan juga kelemahan dari hasil keputusan.

Proses ini melibatkan sebuah tim dan bertujuan untuk menyusun rencana pembelajaran sebagai layanan pendidikan berdasarkan hasil keputusan.

2. Menurut Worthen & Sanders

Dua orang ahli ini mengartikan assessment sebagai aktivitas mencari poin penting atau nilai atas sesuatu.

Dimana dalam pencarian nilai tersebut, mencakup pengumpulan informasi penting terkait suatu kegiatan.

Selain itu juga sekaligus menganalisa strategi yang sesuai untuk diimplementasikan guna mencapai tujuan.

3. Menurut Nana Sudjana

Assessment ialah sebuah proses memberikan serta menentukan nilai kepada berbagai objek tertentu yang berdasarkan suatu kriteria tertentu.

4. Menurut Suchman

Assessment yaitu penentuan hasil penilaian atas berbagai aktivitas yang direncanakan, dalam mendukung keberhasilan pencapaian tujuan.

Tujuan dari Assessment

Seperti yang telah dibahas diatas, assessment ialah salah satu bagian dari proses untuk meningkatkan nilai atau kompetensi proses, produk atau individu. 

Untuk assessment kompetensi individu, selain dapat menjadi data untuk evaluasi perusahaan juga dapat menjadi masukan untuk perbaikan individu baik secara personal maupun profesional.

Namun, assessment juga memiliki tujuan-tujuan yang lebih detail di dunia kerja seperti:

  1. Bentuk apresiasi dan motivasi kerja bagi karyawan agar terus berkontribusi dengan performa yang maksimal
  2. Membuka peluang untuk kenaikan jabatan dalam perusahaan
  3. Menyesuaikan program pelatihan kerja dengan kebutuhan karyawan
  4. Mempermudah proses pengembangan usaha dan upaya mencapai target yang sesuai usaha
  5. Meningkatkan loyalitas perusahaan kepada karyawan dan juga sebaliknya.

Fungsi Assessment dalam Perusahaan

Pentingnya peran assessment dalam menghadirkan hasil penilaian atas kelebihan, kekurangan, serta rencana ke depan berdasarkan fungsinya adalah:

1. Fungsi Sumatif

Merupakan penentu apakah karyawan berhak diterima atau tidak. Bisa juga sebagai penentu apakah karyawan sudah siap diangkat menjadi karyawan atau menerima promosi jabatan.

Dalam dunia pendidikan hampir sama, melalui fungsi sumatif assessment dapat diketahui apakah peserta didik lulus atas subjek atau tingkat pendidikan tertentu.

Fungsi sumatif lebih akrab dengan kesan asesmen yang selama ini kita kenal, menjadi ujian penentuan yang menyimpulkan apakah kompetensi yang dimiliki sudah cukup untuk mengisi posisi tersebut atau belum.

2. Fungsi Formatif

Fungsi sebagai alat dalam memandang kebutuhan peningkatan usaha untuk mencapai suatu target menyeluruh.

Assessment dalam fungsi ini, anda dapat melihat apa saja upaya yang sudah anda lakukan, apa saja yang membuat target tercapai namun di sisi lain, akan terlihat juga upaya apa saja yang belum menghasilkan.

Evaluasi semacam ini sangan penting untuk kemajuan perusahaan kedepan.

Jenis Assessment di Perusahaan

Assessment dalam perusahaan digunakan untuk berbagai kebutuhan terkait dengan kualitas SDM atau karyawan.

1. Assessment untuk Penerimaan Karyawan Baru

Agar mendapat kandidat yang tepat guna mengisi lowongan, assessment adalah sebuah acuan dasar kesesuaian calon karyawan dengan kebutuhan perusahaan.

Assessment yang diperlukan untuk rekrutmen karyawan baru antara lain seperti:

  • Tes kepribadian
  • Tes kemampuan kognitif
  • Tes integritas
  • Tes fisik
  • Tes keterampilan
  • Tes melalui gim
  • Tes kecerdasan emosional
  • Tes simulasi kerja

Poin-poin assessment diatas biasanya diperhatikan saat On the Job Training (OJT) 

2. Assessment untuk Promosi Jabatan

Sementara itu assessment yang diperlukan untuk mempertimbangkan kelayakan  karyawan lama yang menerima promosi jabatan tentu berbeda dengan karyawan baru.

Tim HR perusahaan dapat menggunakan hr dashboard untuk mendapat data akurat untuk karyawan lama.

Assessment yang diperlukan dalam proses ini diantaranya seperti:

  • Role play untuk pelaksanaan kewajiban baru
  • Problem solving
  • Kemampuan mempresentasikan produk atau layanan perusahaan
  • Psikometri guna menemukan kesesuaian jabatan baru dengan karyawan yang akan dipromosikan

Dalam pelaksanaannya anda sebagai penyelanggara dapat menggunakan tiga pilihan format pelasanaannya.

Diantaranya ialah:

  • Format ujian lisan, setiap pertanyaan akan disampaikan secara lisan dan pesera dapat langsung menjawabnya.
  • Format ujian tulisan, tes yang diberikan secara tertulis dan peserta juga harus menuliskan jawabannya.
  • Format praktik nyata atau kinerja, di sini keterampilan dari peserta benar-benar dipastikan dan diuji.

Namun dengan seiring perkembangan teknologi, format ini sudah berubah terkomputerisasi. Hasil dari ujian ini akan digunakan untuk pemantapan keputusan hasil assessment.

Untuk mencari kandidat karyawan yang lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda, Sintesa Resourcing menyediakan solusi assessment yang telah terbukti membantu lebih dari 300 perusahaan multinasional dan nasional berbagai industri. Pelajari tentang solusi assessment dari Sintesa Resourcing disini